PET IDPET ID
← Semua artikel
💉
Tim editorial PETIDDiperbarui 15/6/2026

Vaksin dan obat antiparasit: kapan diberikan dan apa akibatnya jika terlewat?

Kapan memberi vaksin pertama untuk anak kucing dan anak anjing, apakah perlu vaksin rabies, apa yang harus dilakukan jika vaksinasi terlewat, dan seberapa sering memberi obat anti-kutu dan caplak.

Untuk apa sebenarnya vaksin itu

Kucing atau anjing rumahan tidak hidup di dalam «gelembung steril». Meskipun kucing tidak pernah keluar rumah, virus bisa terbawa masuk lewat sepatu, pakaian, tas hewan, atau tangan. Anjing bersentuhan dengan dunia luar setiap hari: lorong gedung, rumput, hewan lain, genangan air, tanah.

Vaksin tidak memberi jaminan seratus persen bahwa peliharaan tidak akan pernah sakit. Tetapi vaksin sangat menurunkan risiko penyakit yang parah dan kematian.

Kapan memberi vaksin pertama pada anak kucing atau anak anjing

Biasanya vaksinasi pertama diberikan saat masih kecil, sering kira-kira mulai usia 6–8 minggu, lalu diberikan vaksin ulangan sesuai jadwal. Usia pasti dan skemanya tergantung jenis vaksin, kondisi peliharaan, dan rekomendasi dokter hewan.

Kalau Anda mengambil anak kucing atau anak anjing dari jalanan, dari penampungan, atau «dari tangan orang», jangan langsung membeli vaksin sendiri. Pemeriksaan dulu yang diperlukan. Dokter akan memeriksa kondisi umum, berat badan, suhu tubuh, ada-tidaknya parasit, dan menyarankan jadwal yang aman.

Apakah perlu memberi obat cacing sebelum vaksin

Sering kali sebelum vaksinasi disarankan memberi obat cacing. Tetapi jangan memberi obat «untuk berjaga-jaga» tanpa tahu berat badan dan kondisi hewan. Ini sangat penting terutama untuk peliharaan yang kecil, lemah, sedang bunting, atau sudah tua.

Lebih baik tanyakan ke dokter hewan: obat apa, dosisnya berapa, dan berapa hari sebelum vaksin harus diberikan.

Vaksin rabies: wajib atau tidak?

Vaksin rabies penting bukan hanya untuk kesehatan, tetapi juga untuk dokumen. Vaksin ini sering diperlukan untuk perjalanan, pameran, penitipan hewan, grooming, melintasi perbatasan, dan surat keterangan resmi.

Bahkan kalau peliharaan «di rumah saja dan tidak ke mana-mana», aturan tetap bisa mensyaratkan vaksinasi yang masih berlaku. Apalagi kalau Anda berencana naik pesawat atau ke luar negeri.

Apa yang harus dilakukan jika vaksin terlewat

Tidak perlu panik dan tidak perlu memulai jadwal sendiri. Telepon klinik dan sampaikan:

  • usia peliharaan;
  • vaksin apa saja yang sudah pernah diberikan;
  • kapan vaksinasi terakhir dilakukan;
  • apakah ada paspor hewan;
  • apakah peliharaan baru-baru ini sakit;
  • apakah ada rencana bepergian.

Dokter akan menyarankan apakah jadwalnya dilanjutkan atau diulang dari awal.

Obat anti-kutu, caplak, dan cacing

Parasit bukan hanya soal gatal. Caplak bisa menularkan infeksi berbahaya, kutu menyebabkan alergi dan penularan cacing, sedangkan cacing bisa lama tidak menunjukkan gejala yang jelas.

Frekuensi pemberian obat tergantung jenis obat, musim, daerah, dan gaya hidup peliharaan. Anjing yang berjalan-jalan setiap hari biasanya diberi obat secara rutin. Kucing juga butuh perlindungan, meskipun tidak keluar rumah, apalagi kalau di rumah ada anjing.

Setelah vaksin peliharaan lemas — apakah itu normal?

Sedikit mengantuk, sedikit nyeri di tempat suntikan, atau penurunan aktivitas pada hari pertama bisa menjadi reaksi yang normal. Tetapi kalau peliharaan tidak mau makan, muntah, muncul kelemahan yang hebat, wajah bengkak, napas tersengal, atau demam tinggi, segeralah hubungi dokter hewan.

Заведите цифровой паспорт питомца

Прививки, документы и QR для врача в одном месте. Бесплатно.

Завести паспорт →

Layanan dokter hewan di kota Anda