PET IDPET ID
← Semua artikel
🐾
Tim editorial PETIDDiperbarui 8/6/2026

Kenapa kucing pipis di luar litter box, kucing menandai wilayah, dan anjing menggigiti barang atau jadi agresif?

Apa yang harus dilakukan jika kucing pipis di kasur, kucing menandai wilayah, anjing menggigiti perabot, melolong saat sendirian di rumah, atau jadi agresif. Kapan butuh dokter hewan dan kapan butuh ahli perilaku hewan.

Peliharaan «balas dendam» atau sedang tidak nyaman?

Ketika kucing pipis di kasur atau anjing menggigiti sofa, reaksi pertama pemilik sering bersifat emosional: «Dia sengaja melakukannya». Tetapi hewan hampir tidak pernah berperilaku begitu karena dendam. Lebih sering, di balik perilaku itu ada stres, ketakutan, rasa sakit, penyakit, kebosanan, atau ketidakpahaman aturan.

Sebelum memarahi peliharaan, kita perlu memahami dulu penyebabnya.

Kucing pipis di luar litter box

Kalau kucing tiba-tiba berhenti pakai litter box, pertama-tama singkirkan dulu kemungkinan masalah kesehatan. Penyebab yang sering: sistitis, nyeri saat buang air kecil, penyakit batu saluran kemih, stres, litter box yang kotor, pasir yang tidak nyaman, konflik dengan hewan lain.

Tanda-tanda yang mengkhawatirkan:

  • kucing sering masuk litter box, tetapi urinenya sedikit;
  • mengeong saat buang air;
  • ada darah pada urine;
  • menjilati perut atau area di bawah ekor;
  • menjadi lemas;
  • bersembunyi.

Kalau kucing tidak bisa buang air kecil, itu situasi darurat. Tidak boleh ditunda.

Kucing menandai wilayah di rumah

Penandaan wilayah tidak sama dengan buang air kecil biasa. Kucing biasanya mendekati permukaan vertikal, mengangkat ekornya, dan meninggalkan sedikit urine dengan bau yang sangat menyengat.

Penyebabnya bisa bermacam-macam: dorongan kawin, stres, kehadiran hewan baru, pindah rumah, renovasi, konflik di dalam rumah. Sterilisasi sering membantu, apalagi kalau dilakukan tepat waktu, tetapi tidak selalu menyelesaikan masalah sepenuhnya kalau kebiasaannya sudah melekat atau ada faktor stres.

Anjing menggigiti perabot dan barang

Penyebab yang sering:

  • bosan;
  • energi berlebih;
  • kecemasan saat ditinggal;
  • pergantian gigi pada anak anjing;
  • tidak ada mainan yang sesuai;
  • stres;
  • kurang jalan-jalan dan aktivitas.

Menghukum setelah kejadian biasanya tidak berhasil. Anjing tidak menghubungkan sofa yang dirobek dua jam lalu dengan teriakan Anda sekarang. Lebih baik simpan barang berharga, beri mainan yang aman, tambah aktivitasnya, dan ajari ia ditinggal sendiri secara bertahap.

Anjing melolong, menggonggong, atau merintih saat sendirian di rumah

Ini bisa jadi kecemasan saat ditinggal. Anjing bukan «asyik bikin ribut». Ia mungkin merasa takut. Yang membantu di sini adalah rutinitas, pembiasaan ditinggal sendiri secara bertahap, ritual perpisahan yang tenang, jalan-jalan yang cukup, dan kadang bekerja sama dengan ahli.

Anjing menjadi agresif

Agresi bukan topik untuk saran «tunjukkan siapa yang berkuasa». Agresi yang mendadak bisa berkaitan dengan rasa sakit, ketakutan, masalah saraf, hormon, pengalaman masa lalu, atau pelatihan yang salah.

Kalau anjing menggeram, menggigit, menjaga makanannya, menyerang orang atau hewan, dibutuhkan rencana keamanan:

  • jangan memprovokasi;
  • jangan menghukum secara fisik;
  • untuk sementara batasi situasi yang berbahaya;
  • gunakan tali, berangus, atau pemisahan ruang;
  • hubungi dokter hewan dan pelatih anjing/ahli perilaku hewan.

Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang memperbaiki perilakunya.

Заведите цифровой паспорт питомца

Прививки, документы и QR для врача в одном месте. Бесплатно.

Завести паспорт →

Layanan dokter hewan di kota Anda